Lintas Kriminal

Blog Berita Hukum dan Kriminal

  • Berita TERKINI
  • Kategori

  • RSS Sisi Gelap

    • Opel Blazer Tabrak Tronton, Dua Orang Tewas
      Tangerang - Mad Rozi, 34 tahun, sopir truk tronton B-9288-MM pengangkut Kopi Torabika, sampai Kamis (9/7) sore masih menjalani pemeriksaan intensif di Markas Polres Metropolitan Tangerang. Mad merupakan sopir truk yang diseruduk Opel Blazer B-2455-JA di jalan Tol jakarta-Merak Kilometer 300.200, Cipondoh. Akibat kecelakaan itu, dua orang dalam mobil Opel Bla […]
    • Penyelundup Sabu Taiwan Diduga Mafia
      Tangerang - Hue Cheng, 50 tahun, warga Taiwan yang tertangkap karena menyelundupkan sabu senilai Rp 2,5 miliar ke Indonesia diduga terkait dengan mafia narkoba Hongkong.Berdasarkan pasportnya, kakek jago beladiri kungfu ini sudah sembilan kali datang ke Indonesia. "Diduga ia sudah sering membawa narkoba, tapi tersangka mengaku baru pertamakali," uj […]
    • Warga Taiwan Selundupkan Sabu Senilai Rp 2,5 Miliar
      Tangerang - Petugas Bea dan Cukai Soekarno Hatta menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu seberat 2.580 gram yang dilakukan oleh seorang warga Taiwan berinisal HCC.Psikotropika golongan II dengan estimasi nilai Rp 2,5 Miliar itu diseludnupkan dengan cara diletakkan di dasar koper. "Gelagat pelaku sudah mencurigakan sejak turun dari pesawat," uja […]
  • Total Visitor

    • 8,167 Pengunjung
  • Creative Commons License
    by LINTAS KRIMINAL

Sopir Taksi Kepung 2 Kantor Media Massa

Ditulis oleh Red-LK di/pada Februari 20, 2008

Bandung – LintasKriminal
Akibat suatu pemberitaan, 2 kantor media massa di Bandung disambangi ratusan sopir taksi Rabu (20/2). Kedua media massa itu adalah Harian Umum Galamedia dan sebuah harian milik grup Kompas bernama Tribun Jabar.

Ratusan sopir taksi itu memprotes pemberitaan mengenai kasus perampokan yang telah diterbitkan oleh kedua media tersebut. Mereka menuntut adanya klarifikasi pemberitaan selama seminggu dan pemulihan nama baik perusahaan taksi bernama Gemah Ripah yang telah diberitakan pada Selasa (19/2).

Para sopir taksi itu mengatakan jika penumpang korban perampokan mengaku tidak pernah diwawancarai wartawan. Oleh karena itu, para sopir taksi menilai pemberitaan kedua media massa tersebut tidak benar.

Kekesalan ratusan sopir itu nampaknya tidak main-main. Ketua Gerakan Solidaritas Pengemudi Indonesia (GSPI) Asep Pratala bahkan menegaskan jika para sopir taksi siap menurunkan massa lebih banyak jika Harian Umum Galamedia dan Tribun Jabar tidak melakukan klarifikasi pemberitaan guna mengembalikan citra Gemah Ripah. Bahkan pihaknya akan memarkir ratusan armada taksi gemah Ripah di kantor Harian Umum Galamedia dan Tribun Jabar jika tuntutannya tidak dipenuhi pada Kamis (21/2).

Sementara itu pihak redaksi Galamedia yang memuat berita berjudul Penumpang Taksi ‘GR’ Dirampok berjanji akan memuat kegiatan taksi Gemah Ripah selama layak untuk diberitakan. Sedangkan Harian Tribun Jabar yang memuat berita berjudul Hati-Hati Naik Taksi Di Malam Hari hanya akan memberitakan maksud kedatangan ratusan massa tersebut.

Seperti diberitakan oleh Harian Umum Galamedia pada Selasa (19/2), seorang warga Karang Layung bernama Irnadi telah menjadi korban perampokan saat naik taksi Gemah Ripah (GR). Sopir taksi kemudian merampok barang berharga milik korban seperti laptop, telepon seluler dan uang ratusan ribu.

Pemberitaan serupa juga dimuat oleh Harian Tribun Jabar. Bedanya, koran milik grup Kompas itu tidak menyebutkan nama taksinya.(dit)

Satu Tanggapan ke “Sopir Taksi Kepung 2 Kantor Media Massa”

  1. budi cahyadi berkata

    BERITA YG NGGA BENER TENTANG PERAMPOKAN TAKSI GRRR

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>