Lintas Kriminal

Blog Berita Hukum dan Kriminal

  • Berita TERKINI
  • Kategori

  • RSS Sisi Gelap

    • Antasari Tidak Yakin Pimpinan KPK Terima Uang
      Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar menyatakan sampai kini ia tidak yakin para pemimpin KPK menerima uang dari Anggoro Widjojo.Setelah memberikan keterangan kepada Tim Delapan di Gedung Dewan Pertimbangan Presiden, Jakarta, Minggu, Antasari dalam konferensi pers menuturkan kronologis pertemuannya dengan Anggoro Widjojo sampai akhir […]
    • Polisi Menembak Rekannya Akibat Bercanda
      Seorang warga Desa Karangsetia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), tertembak peluru milik aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Cikarang Utara di bagian paha.Akibat peristiwa tersebut, korban yang bernama Obon bin Oboy terpaksa dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Annisa, Cikarang sedangkan pelaku bernama Brigadir P […]
    • Antasari: Testimoni Saya Itu Testimoninya Anggoro
      Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar mengatakan testimoni yang ia jelaskan kepada penyidik kepolisian adalah keterangan Anggoro Widjojo yang diberikan kepadanya ketika bertemu di Singapura."Jadi testimoni saya itu adalah testimoninya Anggoro. Jadi yang pertama kali menyebut KPK terima suap adalah Anggoro," kata Antasari us […]
  • Total Visitor

    • 9,782 Pengunjung
  • Creative Commons License
    by LINTAS KRIMINAL

Sopir Taksi Kepung 2 Kantor Media Massa

Ditulis oleh Red-LK di/pada Februari 20, 2008

Bandung – LintasKriminal
Akibat suatu pemberitaan, 2 kantor media massa di Bandung disambangi ratusan sopir taksi Rabu (20/2). Kedua media massa itu adalah Harian Umum Galamedia dan sebuah harian milik grup Kompas bernama Tribun Jabar.

Ratusan sopir taksi itu memprotes pemberitaan mengenai kasus perampokan yang telah diterbitkan oleh kedua media tersebut. Mereka menuntut adanya klarifikasi pemberitaan selama seminggu dan pemulihan nama baik perusahaan taksi bernama Gemah Ripah yang telah diberitakan pada Selasa (19/2).

Para sopir taksi itu mengatakan jika penumpang korban perampokan mengaku tidak pernah diwawancarai wartawan. Oleh karena itu, para sopir taksi menilai pemberitaan kedua media massa tersebut tidak benar.

Kekesalan ratusan sopir itu nampaknya tidak main-main. Ketua Gerakan Solidaritas Pengemudi Indonesia (GSPI) Asep Pratala bahkan menegaskan jika para sopir taksi siap menurunkan massa lebih banyak jika Harian Umum Galamedia dan Tribun Jabar tidak melakukan klarifikasi pemberitaan guna mengembalikan citra Gemah Ripah. Bahkan pihaknya akan memarkir ratusan armada taksi gemah Ripah di kantor Harian Umum Galamedia dan Tribun Jabar jika tuntutannya tidak dipenuhi pada Kamis (21/2).

Sementara itu pihak redaksi Galamedia yang memuat berita berjudul Penumpang Taksi ‘GR’ Dirampok berjanji akan memuat kegiatan taksi Gemah Ripah selama layak untuk diberitakan. Sedangkan Harian Tribun Jabar yang memuat berita berjudul Hati-Hati Naik Taksi Di Malam Hari hanya akan memberitakan maksud kedatangan ratusan massa tersebut.

Seperti diberitakan oleh Harian Umum Galamedia pada Selasa (19/2), seorang warga Karang Layung bernama Irnadi telah menjadi korban perampokan saat naik taksi Gemah Ripah (GR). Sopir taksi kemudian merampok barang berharga milik korban seperti laptop, telepon seluler dan uang ratusan ribu.

Pemberitaan serupa juga dimuat oleh Harian Tribun Jabar. Bedanya, koran milik grup Kompas itu tidak menyebutkan nama taksinya.(dit)

Satu Tanggapan ke “Sopir Taksi Kepung 2 Kantor Media Massa”

  1. budi cahyadi berkata

    BERITA YG NGGA BENER TENTANG PERAMPOKAN TAKSI GRRR

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>